"Kami telah menghabiskan dana sekitar US$ 2 juta untuk menerapkan teknologi pembakaran gas," kata Direktur AMFG, Prasetyo Aji dalam paparan publik di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Jumat (7/11/2008).
Ia mengungkapkan, dengan menggunakan teknologi tersebut, perseroan bisa menghemat biaya energi hingga 20%. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan memiliki empat tungku pembakaran yang tersebar di tiga pabrik yang berada di Ancol (Jakarta Utara), Cikampek (Jawa Barat), dan Sidoarjo (Jawa Barat).Β Kapasitas masing-masing adalah sekitar 150 ribu ton per tahun. Ia menjelaskan kapasitas produksi perseroan hingga saat ini mencapai 570 ribu ton per tahun. Β
Hingga saat ini perseroan belum berencana menambah kapasitas produksinya. "Tergantung kondisi ekonomi, memungkinkan atau tidak," ujarnya.
Mengenai kinerja, hingga triwulan III-2008, AMFGΒ membukukan penjualan sebesar Rp 1,714 triliun, naik 29% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,347 triliun. Β
Corporate Control and Finance AMFG Rusli Pranadi mengemukakan, kenaikan penjualan perseroan didorong oleh pertumbuhan sektor konstruksi yang mencapai 10-13% dan kenaikan penjualan otomotif nasional yang sebesar 30%.
Rusli mengatakan, kenaikan penjualan perseroan mendorong laba bersih pada periode yang sama tumbuh signifikan 111% menjadi Rp 205 miliar bila dibandingkan periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp 97 miliar. Β
"Pertumbuhan penjualan dan laba bersih juga disebabkan oleh kenaikan harga jual rata-rata sebesar 5% bila dibandingkan harga jual rata-rata 2007," tambahnya.
Mengenai proyeksi pendapatan dan laba bersih hingga akhir 2008, Rusli mengatakan, perseroan belum bisa memperhitungkan berapa besar hasil kinerja yang akan diperoleh. Β
"Kami tidak bisa mengatakan kalau penjualan akan tetap naik 29% dan laba bersih tumbuh 111%, tergantung dari kondisi pasar," ujarnya. Β
Untuk tetap menjaga pertumbuhan kinerja, perseroan akan melakukan berbagai efisiensi, menambah lini produk, dan menyesuaikan harga jual. Β
"Kondisi ekonomi saat ini tidak bisa diprediksi, kami akan tetap mempertahankan pertumbuhan kinerja kami hingga akhir tahun ini," tambahnya. (dro/ir)











































