BEI Belum akan Suspensi BUMI

BEI Belum akan Suspensi BUMI

- detikFinance
Senin, 10 Nov 2008 13:37 WIB
BEI Belum akan Suspensi BUMI
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) belum akan memenuhi permintaan Anggota Bursa (AB) agar saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) disuspensi, meski saham perusahaan grup Bakrie tersebut kena auto rejection batas bawah hingga berkali-kali.

Penegasan tersebut disampaikan Dirut BEI Erry Firmansyah yang ditemui di kantornya, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (10/11/2008).

"Tanya ke yang minta dong. Waktu suspensi pasar baru kita buka, banyak yang kena auto rejection berkali-kali kenapa tidak diributin? Seperti Astra turun 10% berturut-turut dari belasan ribu sampai ke 7 ribu, tapi kok nggak ditanyain. Jadi nggak ada yang aneh sebenarnya," tegas Erry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, suspensi saham BUMI telah dibuka sejak perdagangan Kamis, 6 Oktober 2008 lalu. Sejak dibuka itu pula saham BUMI terus terkena antrean aksi jual yang menyebabkan sahamnya turun tajam dan terbentur auto rejection hingga 3 hari berturut-turut.

Sejak suspensinya dibuka pada Kamis (6/11/2008), saham anak usaha Grup Bakrie ini memang tak lepas dari aksi jual. Begitu dibuka setelah disuspensi sejak 7 Oktober, saham BUMI langsung turun Rp 200 atau 9,2% di posisi 1.975 per saham.

Pada Jumat (7/11/2008), saham BUMI juga anjlok dan terbentur auto rejection setelah mencatat penurunanΒ  Rp 195 atau 9,87% menjadi Rp 1.780 per saham.

Dan pada perdagangan Senin (10/11/2008) ini, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dibuka langsung tumbang Rp 170 (9,55%) ke level Rp 1.610 dan terkena auto rejection lagi.

BEI sebelumnya sempat membatalkan pencabutan suspensi saham BUMI karena adanya permintaan pemerintah. Erry yang ditanya lagi siapa 'pemerintah' yang dimaksud, tetap enggak membeberkannya.

"Ya, itu kan sudah diumumkan, kita pakai pengumuman itu, tidak bisa lebih informasinya," ujarnya.
(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads