Hal ini dikatakan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil usai bertemu dengan Presiden di Istana Presiden, Jalan medan Merdeka, Jakarta, Senin (10/11/2008).
"Pak Presiden ingin mendengarkan dari saya tentang perkembangan masalah BUMI," jelas Sofyan. Hal lain yang dilaporkan ke presiden adalah mengenai Lapindo dan perkembangan makro ekonomi RI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya presiden ingin dengar bagaimana perkembangannya," imbuh Sofyan.
Sementara mengenai arahan dari Presiden berkaitan dengan perkembangan saham BUMI saat ini yang terus jeblok, Sofyan mengatakan segala kebijakan harus dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Saat ditanya langkah apa yang akan diambil pemerintah untuk menyelamatkan kondisi saham BUMI Sofyan hanya berseloroh.
"Ya BUMI harus diselamatkan dari global climate change," candanya.
"Presiden cuma ingin dengar laporan, yang punya saham (BUMI) rugi kan artinya ada potensi lost," tambahnya.
Sementara mengenai rencana pembelian saham BUMI oleh BUMN, Sofyan mengatakan hal itu sangat tergantung pada hasil uji tuntas (due dilligence) serta perkembangan harga.
"Sampai sekarang yang menyatakan resmi berminat baru PTBA saja," katanya.
(dnl/qom)











































