"Vendor financing belum difinalisasi. Pendanaan dengan HEXA tidak terkait sama sekali dengan saham mana pun," ujar Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava saat dihubungi detikFinance, Senin (10/11/2008).
Kabar yang beredar, BUMI bakal menggadaikan saham-saham di anak usahanya termasuk PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Arutmin Indonesia dan Herald Resources Ltd. Rencananya akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 10 Desember 2008.
Β
Namun ketika dikonfirmasi, Dileep membantah RUPSLB akan membahas agenda tersebut. "Tidak benar informasi itu," ujar Dileep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika itu, 3 calon pendana yang hadir adalah IDC dari Kanada, GE Capital dari Amerika Serikat dan Mitsubihi dari Jepang. Rupanya, finalisasi kontrak yang dibahas di Las Vegas belum mencapai kesepakatan sebagaimana dikatakan Dileep.
Tadinya, proses pengiriman direncanakan mulai Januari 2009 hingga 2011. Namun menurut Corporate Secretary HEXA, Hery Akhyar, KPC telah meminta agar pengiriman dipercepat menjadi mulai akhir tahun ini. (dro/qom)











































