BUMI Bantah Akan Gadai Saham KPC

BUMI Bantah Akan Gadai Saham KPC

- detikFinance
Senin, 10 Nov 2008 16:48 WIB
BUMI Bantah Akan Gadai Saham KPC
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membantah akan menggadaikan sejumlah saham anak-anak usaha, termasuk PT Kaltim Prima Coal (KPC) terkait rencana pembelian 160 unit alat berat merek Hitachi dari PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) senilai US$ 520 juta.

"Vendor financing belum difinalisasi. Pendanaan dengan HEXA tidak terkait sama sekali dengan saham mana pun," ujar Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava saat dihubungi detikFinance, Senin (10/11/2008).

Kabar yang beredar, BUMI bakal menggadaikan saham-saham di anak usahanya termasuk PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Arutmin Indonesia dan Herald Resources Ltd. Rencananya akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 10 Desember 2008.
Β 
Namun ketika dikonfirmasi, Dileep membantah RUPSLB akan membahas agenda tersebut. "Tidak benar informasi itu," ujar Dileep.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam catatan detikFinance, KPC memang sedang berencana membeli 160 unit alat berat merek Hitachi dari HEXA. Nilai pembelian tersebut ditaksir mencapai US$ 520 juta. Pada 23 September 2008, manajemen KPC, HEXA dan 3 lembaga calon pendana telah bertemu di Las Vegas untuk membahas finalisasi kontrak pembelian.

Ketika itu, 3 calon pendana yang hadir adalah IDC dari Kanada, GE Capital dari Amerika Serikat dan Mitsubihi dari Jepang. Rupanya, finalisasi kontrak yang dibahas di Las Vegas belum mencapai kesepakatan sebagaimana dikatakan Dileep.

Tadinya, proses pengiriman direncanakan mulai Januari 2009 hingga 2011. Namun menurut Corporate Secretary HEXA, Hery Akhyar, KPC telah meminta agar pengiriman dipercepat menjadi mulai akhir tahun ini. (dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads