Meski transaksi di pasar saham dan valas relatif tipis namun aksi jual masih tinggi karena munculnya lagi kekhawatiran akan krisis finansial yang belum ada tanda-tanda pulih.
Pelaku pasar memilih menjual saham-saham unggulan begitu pula dengan rupiah yang terus mengalami tekanan karena tingginya permintaan korporasi untuk persiapan membayar utang di akhir tahun.  Â
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB melemah 400 poin menjadi 11.500 per dolar AS.
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi 20.849 kali, dengan volume 1,083 miliar unit saham, senilai Rp 740,8 miliar. Sebanyak 28 saham naik, 71 saham turun dan 40 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 60 menjadi Rp 1.860, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.050, United Tractors (UNTR) turun Rp 125 menjadi Rp 3.950, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 25 menjadi Rp 2.175 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 6.150.   Â
Sementara bursa saham Asia pada sesi siang ini kebanyakan melemah seperti Hang Seng turun 1,87%, Nikkei turun 1,31%, Shanghai turun 0,82%, STI Singapura turun 1,24%, Taiwan turun 0,49%. Sedangkan KOSPI naik 0,19%.
(ir/qom)











































