Review IHSG: Lesu Terus

Review IHSG: Lesu Terus

- detikFinance
Rabu, 12 Nov 2008 17:19 WIB
Review IHSG: Lesu Terus
Jakarta - IHSG kembali ditutup melemah, mengikuti pergerakan bursa regional dan Wall Street sebelumnya. Pergerakan IHSG terutama didorong oleh properti dan finansial.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (12/11/2008) IHSG turun 9,936 poin (0,74%) menjadi 1.326,621. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi 45.156 kali, dengan volume 3,021 miliar unit saham, senilai Rp 1,505 triliun.

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks kembali ditutup melemah di level 1.326,621 (-0,74%) dengan trading value mencapai Rp1,5 trilliun. Indeks sendiri ketika dibuka langsung melemah ke level 1.328 mengikuti pergerakan bursa US  (Dow Jones -2%).

Anjloknya bursa di US ditopang oleh kinerja General Motors, produsen mobil di US mengenai kelangsungan eksistensi mereka di dumia otomotif, dikhawatirkan mereka akan kehabisan cash pada akhir tahun dan perusahaan tersebut akan bangkrut. Harga saham General Motors pada senin kemarin kemarin ditutup di level terendah dalam 62 tahun terakhir.
 
Selain itu Goldman Sachs juga membukukan kerugian kuartalan yang pertama dalam sejarahnya. Sedangkan dari sektor elektronik, Circuit City (peritel elektronik terbesar kedua di US) mengajukan proteksi kebangkrutan.

Bantuan pemerintah Cina sebesar $ 586 milliar seakan menguap seiring banyaknya berita negatif mengenai perusahaan-perusahaan besar di AS dan kekhawatiran resesi yang akan lebih panjang dan lebih dalam. Kekhawatiran akan resesi yang akan berkepanjangan ini juga menyebabkan harga minyak kembali anjlok ke level $58/barrelnya.

Kembali ke bursa Indonesia, Qtel dikabarkan melobi presiden dan wapres terkait dengan penawaran TO 24,2% ISAT senilai Rp 6.415/saham.

Sementara mengenai kepemilikan saham BUMI, PTBA kemungkinan akan mundur dari konsorsium Northstar dalam mengakuisisi BUMI, jika harganya terus merosot dan akan membeli BUMI lewat pasar sekunder. BUMI sendiri ditutup di level Rp1.310 ( melanjutkan auto rejection dalam lima hari perdagangan pasca suspend).

Sektor yang menjadi leading mover pada perdagangan hari ini berasal dari sektor property (0,29%)  dan financial (0,45%), sedangkan sembilan sektor lainnya ditutup melemah dipimpin oleh sektor mining (-1,92%) dan agri (-1,8%). Saham-saham yang menjadi Top gainer hari ini adalah UNSP (+6,06%), TINS (+1,66%), dan BBRI (+2,7%).



(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads