Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil disela-sela acara 'Economic Outlook' di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (13/11/2008).
"PTBA belum tentu mundur. Mereka harus menilai kembali karena BUMN itu kan harus sesuai dengan GCG (Good Corporate Governance) dan harus clean and clear, jadi belum tentu PTBA mundur," tegas Sofyan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Sofyan tak menjawab secara tegas apakah dengan demikian BUMN ingin mengambil kontrol atas BUMI.
"Mereka (Northstar) melakukan due dilligence untuk bisa mengambil 35 persen supaya dapat hak kontrol bahkan mereka bisa memberikan premium," jelas Sofyan mengambang.
Β
Mengenai saham BUMI yang terus turun akibat kena auto rejection selama 6 hari perdagangan berturut-turut sehingga harganya tinggal Rp 1.180, Sofyan mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa melakukan apa-apa.
"Pemerintah tidak ada yg bisa dilakukan kan sudah keputusan Bapepam di-keep sebagaimana saham yang lain. Ini tinggal masalah korporasi sesuai peraturan yang ada menurut presiden harus diselesaikan sesuai peraturan yang ada," tegasnya. (ang/qom)











































