Bukopin Tunda Rights Issue

Bukopin Tunda Rights Issue

- detikFinance
Kamis, 13 Nov 2008 12:23 WIB
Bukopin Tunda Rights Issue
Jakarta - PT Bank Bukopin Tbk memutuskan untuk menunda penerbitan saham baru atau rights issue. Kondisi pasar yang sedang tidak menentu membuat investor yang sudah melakukan due diligence menahan diri.

Demikian disampaikan Dirut Bank Bukopin Glen Glenardi dalam paparan publik di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta, Kamis (13/11/2008).

"Kita masih membuka kesempatan, namun dengan kondisi pasar seperti ini, investor yang sudah melakukan due dilligence dengan kita memutuskan untul hold karena mereka harus berbenah diri," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukopin semula merencanakan rights issue 20-30%, dengan target dana sekitar Rp 1 triliun. Ketika itu, kata Glen, sudah ada 3 investoryang melakukan due diligence, yang 1 Rabobank, bank dari Eropa dan konsorsium asing lokal.

"Namun karena mereka hold, rencana right issue kita tunda," jelasnya.

Mengenai kabar masuknya BRI dalam rights issue itu, Glen mengaku pihaknya belum berbicara langsung. "Kita dengarnya dari media, tapi kita masih terbuka," tambahnya.

Dengan penundaan rights issue ini, maka target CAR Bukopin untuk tahun 2008 yang sebesar 14% diperkirakan tidak tercapai. CAR untuk tahun 2008 diperkirakan hanya 11%.

Untuk pelaksanaan rights issue-nya, Bukopin belum bisa mengungkapkannya. Bisa tahun 2009 atau 20010. "Bisa tahun depan, bisa tahun depannya, karena kondisi pasar modal tahun depan diperkirakan masih fluktuatif," pungkas Glen.

Simpanan di Indover

Mengenai dana Bank Bukopin yang nyangkut di Bank Indover, Glen mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. Bank Bukopin tercatat memiliki dana di Bank Indover sebesar US$ 15 juta.

"Dan kita Insya Allah akan mencadangkan seluruh dana yang ada disana sebagaimana yang telah ditetapkan oleh BI," jelasnya.

(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads