perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada semester kedua tahun 2009. Targetnya perseroan masih akan melepas 30% sahamnya dengan nilai equity disekitar Rp 2,2 triliun.
Hal ini dikatakan oleh Wakil Direktur Utama Evi Firmansyah dalam acara paparan
kinerja, di Gedung BTN, Kamis (13/11/2008).
"Kami tetap dengan rencana kami semula, akan IPO tahun depan, kami yakin kondisi pasar mulai pulih di semester 2," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
terutama untuk melakukan ekspansi di bidang KPR di segmen menengah.
"Equity kita akan meningkat, terutama untuk meningkatkan penyaluran KPR," ujarnya.
Selama ini BTN cukup fokus di pendanaan kredit sektor perumahan hunian baik landed house maupun rumah susun. Hampir 40% portofolio kredit BTN di salurkan untuk segmen menengah dengan kisaran harga Rp 150 juta sampai Rp 500 juta.
"Itu memang yang menjadi kekuatan kami selama ini," katanya. (hen/lih)











































