Dirut Semen Gresik Dwi Soetjipto menjelaskannya ketika ditemui di Gedung Garuda, Jakarta, Kamis (13/11/2008).
"Untuk domestik tidak terganggu atau tetap jalan. Untuk ke luar negeri terus kita monitor dan evaluasi. Kita harus melihat pasarnya seperti apa," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk rencana belanja modal (capital expenditure/capex), Semen Gresik akan mengkonsolidasi semua capex-nya baik yang sudah direncanakan ataupun penyesuiaian terkait kondisi pasar belakangan ini.
"At the end kita harus melihat kemapuan finansial dan pengamanan terhadap kondisi global yang masih belum menentu sehingga perushaaan tetap survive," katanya.
Saat ini konsolidasi tersebut masih dalam pembahasan untuk melihat apakah
perusahaan memiliki pendanaan yang cukup atau tidak. Selain itu juga untuk melihat mana saja potensi untuk outsuorce fund yang juga cukup besar.
"Namun demikian karena cost of money yang naik dan sebagainya, hal seperti itu mesti diseusikan juga," katanya.
Namun Tjiptadi optimistis, pendanaan internal Semen Gresik hingga kuartal keempat ini masih cukup kuat. Meski begitu, pihaknya tetap akan mengambil pendanaan eksternal.
"Dari luar tetap kita ambil. Kita masih akan segera mengevaluasi mudah-mudahan akhir tahun ini kita sudah bisa menetapkan dan sudah mengikat dengan lembaga-lembaga keuangan yang akan kita ambil tapi mungkin penarikannya masih setahun lagi," tambahnya.
(lih/qom)










































