IHSG Curi Peluang Rebound

IHSG Curi Peluang Rebound

- detikFinance
Jumat, 14 Nov 2008 07:50 WIB
IHSG Curi Peluang Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) punya peluang rebound menyusul positifnya bursa regional Jumat pagi ini dan hijaunya pasar saham di Wall Street. Pembelian terbatas  menjadi pilihan investor.

Kondisi ini akan membuat IHSG pada perdagangan saham akhir pekan Jumat (14/11/2008) punya peluang tipis untuk ikut rebound asalkan rupiah tidak terus melemah.

Saham-saham unggulan akan menjadi motor positifnya IHSG meski investor masih lebih banyak hati-hati melakukan pembelian karena banyaknya rumor negatif di pasar.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Jepang pada Jumat pagi ini (14/11/2008) dibuka menguat 5,34% atau naik 440,31 poin menjadi 8.678,95. Nikkei mengekor penguatan di Wall Street yang mengakhiri pelemahan berturut-turut dalam 3 hari terakhir perdagangan.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (13/11/2008), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tajam hingga 552,59 poin (6,67%) ke level 8.835,25.

Indeks Standard & Poor's 500 menguat hingga 58,99 poin (6,92%) ke level 911,29, sementara indeks teknologi Nasdaq menguat 97,49 poin (6,50%) ke level 1.596,70.

Sementara pada penutupan perdagangan saham Kamis kemarin (13/11/2008) IHSG anjlok 66,908 poin (5,04%) menjadi 1.259,713.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Pelemahan bursa regional di atas 5% seperti Hang Seng dan Nikkei memicu pelemahan indeks sebesar 66 poin menjadi 1.259 sehingga akhirnya menutup gap yang terjadi di level 1258 -1270.

Potensi pelemahan lanjutan masih terbuka mengingat indikator F-stochastis telah berpola golden death diikuiti   MA (5) (10). Investor masih wait & see menunggu sidang G-20 yang dimulai hari ini. Pergerakan hari ini diperkirakan di level 1.210-1.290 dengan support kuat pada posisi 1.157.

eTrading Securities


Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin akhirnya tak mampu bertahan di atas level 1300 dan bergerak menembus support kuat di level 1287. Indeks bergerak melemah seiring anjloknya bursa US dan regional terkait sentimen negatif dari sektor riil US dengan melemahnya daya beli konsumen. Trading value kembali bergerak tipis Rp1,45 triliun

Di Bursa Amerika Dow meroket di akhir perdagangan, meski sempat menyentuh level terendah di sesi pagi. Dow naik 550 point menjadi 8,835 atau naik 6,67%. Investor sangat sentif dengan pergerakan indeks, kenaikan akan di picu dengan kuat dan penurunan juga. Mendekat ini negara G-20 akan meeting untuk menbicarakan rencana penalangan krisis global financial system ini. Di harapkan ada kabar baik dari hasil meeting ini. Kenaikan Dow juga di ikuti pasar energy, Crude Oil naik pesat menjadi $59/barrel dari level sebelumnya $52/barrel.

Sementara IHSG kemarin tertekan akibat rupiah yang mendekati level Rp12.000/dollar. Pelemahan rupiah masih akan berlanjut sampai sisa akhir tahun ini, di balik penutupan buku rata-rata korporasi. Hari ini BUMI akan melakukan rencana buyback selama tiga tahun yang mencapai Rp8 trilliun. Range indek di perkirakan berkisar antara 1239 - 1305. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads