Krisis Global, Humpuss Batal Beli Kapal

Krisis Global, Humpuss Batal Beli Kapal

- detikFinance
Senin, 17 Nov 2008 12:34 WIB
Krisis Global, Humpuss Batal Beli Kapal
Jakarta - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) membatalkan pembelian dua kapal Panamax senilai US$ 170 juta lantaran industri perkapalan yang sedang menurun seiring krisis finansial global.

"Rencana pembelian dua Panamax kami batalkan karena industri kapal sedang melambat sebagai dampak krisis global," ujar Direktur Utama HITS, Agus Darjanto usai RUPSLB di Crowne Plaza, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/11/2008).

Tadinya perseroan berencana menambah 4 armada kapal tahun ini. Pada semester I lalu, HITS telah mendatangkan dua kapal Panamax buatan China senilai kurang lebih US$ 100 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua lagi rencananya dibeli dari Jepang. Namun kami batalkan," ujar Agus.

Meski dibatalkan, Agus mengatakan perseroan tidak terkena penalti akibat pembatalan tersebut. "Karena belum sampai tahap penandatangan kerjasama," jelas Agus.

Sebagai gantinya, perseroan berencana menambah armada kapalnya dengan cara menyewa. "Jadi bukan sebagai pemilik melainkan operator kapal saja. Lebih efisien dalam kondisi seperti ini," jelas Agus.

Pada tahun 2009, perseroan juga akan menerapkan strategi yang sama dalam penambahan armadanya. Tadinya, hingga 2012 perseroan berencana membeli sejumlah kapal dengan nilai investasi mencapai US$ 1,2 miliar.

"Rencana tersebut kami tunda dulu. Saat ini kami lebih mengutamakan sebagai operator kapal bukan memiliki kapal," ujar Agus.

Untuk pendanaan agenda US$ 1,2 miliar tersebut, perseroan tadinya berencana menerbitkan obligasi, penerbitan saham baru (rights issue) dan IPO anak usaha. Namun karena rencana tersebut ditunda, 3 metode pemenuhan kebutuhan dana tersebut ikut dibatalkan.

"Pertimbangannya, kondisi pasar keuangan sedang kurang kondusif untuk melakukan aksi-aksi tersebut. Jadi lebih baik kami tunda dulu sampai likuiditas kembali longgar," papar Agus.

Oleh karena itu, perseroan beralih strategi menjadi operator kapal selama beberapa waktu ke depan, setidaknya hingga kondisi pasar keuangan kembali kondusif.

"Kami sekarang sedang mencari investor-investor kapal atau perusahaan-perusahaan kapal yang armadanya bisa kami sewa untuk dioperasikan. Bentuknya bukan joint venture, hanya penyewaan saja. Benderanya tetap HITS," jelas Agus.

Namun jumlah dan siapa investornya belum dapat disebutkan oleh Agus. "Masih dalam perhitungan-perhitungan. Jadi belum ada kepastiannya," ujar Agus.

Agus hanya bisa memastikan, dengan perubahan strategi tersebut, anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan tahun depan akan menjadi sangat kecil.

"Sangat kecil sekali. Karena kami sewa, jadi tidak butuh dana besar. Mengenai dana pembelian dua kapal yang telah dibatalkan sebesar US$ 170 juta, akan kami tempatkan dalam deposito," ujar Agus. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads