Transaksi 1 Lot Jatuhkan Saham Bakrie Brothers

Transaksi 1 Lot Jatuhkan Saham Bakrie Brothers

- detikFinance
Selasa, 18 Nov 2008 11:04 WIB
Transaksi 1 Lot Jatuhkan Saham Bakrie Brothers
Jakarta - Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) jatuh ke level Rp 131 per saham setelah dipicu oleh penjualan 1 lot. Saham BNBR pun akhirnya kepentok auto rejection batas bawah.

Saham BNBR pada pukul 09.44 WIB anjlok Rp 14 (9,66%) menjadi Rp 131 per saham setelah dibuka suspensinya Selasa (18/11/2008).

Transaksi itu terjadi akibat adanya kecocokan transaksi hanya sebanyak 1 lot (500 saham) saja senilai Rp 65.500.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian transaksi terjadi pada pukul 09.44 JATS itu berlaku antara broker penjual PT Bahana Securities (DX) dengan broker pembeli PT Etrading Securities (YP). Antrean jual saham BNBR mencapai 7.670.640 lot atau setara dengan 3.835.320.000 saham. Antrean jual menumpuk di harga Rp 131 sebanyak 7.643.381 lot atau setara dengan 3.821.690.500 saham.

Tidak terlihat adanya minat beli sama sekali. Boleh jadi permintaan beli ada di bawah level Rp 131. Namun permintaan tersebut tidak bisa dimasukkan pada perdagangan hari ini, sebab saham BNBR sudah kena auto rejection batas bawah untuk hari ini.

Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sedikit lebih beruntung. Jika induknya jatuh akibat transaksi 1 lot dengan frekuensi 1 kali, frekuensi transaksi saham ENRG sebanyak 2 kali sebanyak 1.067 lot atau setara dengan 533.500 saham saja.

Akibat transaksi tersebut, harga saham ENRG langsung anjlok Rp 35 (10%) ke level Rp 315. Antrean jual saham ENRG sebanyak 797.988 lot atau setara dengan 398.944.000 saham.

Antrean jual menumpuk di harga Rp 315 sebanyak 786.569 lot atau setara dengan 393.284.500 saham. Tidak terlihat penawaran beli sama sekali lantaran sudah kena auto rejection batas bawah.

Pemegang portofolio BNBR dan ENRG banyak yang memutuskan melepas portofolionya. Namun sayangnya, pasar juga belum menunjukkan minat beli pada saham-saham grup ini. Apalagi saham BNBR yang hanya ditransaksikan sebanyak 1 lot hari ini, namun sudah terjadi pembentukan harga. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads