Review IHSG: Ngekor Regional

Review IHSG: Ngekor Regional

- detikFinance
Selasa, 18 Nov 2008 17:38 WIB
Review IHSG: Ngekor Regional
Jakarta - IHSG kembali ditutup melemah hingga 47 poin, mengikuti arah pergerakan bursa-bursa regional. Pelemahan IHSG dipimpin oleh sektor infrastruktur dan pertambangan.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (18/11/2008) IHSG anjlok 47,071 poin (3,81%) menjadi 1.189,862. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 35.061 kali, dengan volume 1,615 miliar saham, senilai Rp 1,113 triliun.

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Indonesia kembali ditutup di teritori negatif mengikuti melemahnya pergerakan bursa regional seperti Topix (-1,77%), Hang Seng (-4,54%), dan Singapore Strait Times (-3,26%). Anjloknya Hang seng sebesar 4,54% dipimpin sektor perbankan dan properti (harga sewa apartemen di Hong Kong telah turun 12% dalam 3 bulan terakhir). Saham HSBC melemah setelah perusahaan tersebut mengatakan akan memangkas 500 karyawannya di Asia.

IHSG ditutup melemah 3,8% dipimpin sektor infrastruktur dan mining dengan nilai transaksi mencapai Rp1,1 trilliun, terendah sejak 10 Agustus.

Sementara dari hasil public expose BNBR kemarin, masih belum ada kepastian mengenai transaksi pemindahan kepemilikan BUMI. Saat ini North Star sedang dalam proses due diligence terhdadap asset BUMI, dan akan mengumukan keputusannya pada tanggal 28 November 2008.

Harga penawaran untuk kepemilikan 35% saham BUMI ini berkisar US$ 1,3 milliar (masih negotiable dan berpotensi gagal). Northstar merupakan calon pembeli tunggal BUMI setelah pihak BNBR menyatakan tidak pernah ada penawaran resmi dari San Miguel. BUMI sendiri lagi-lagi mengalami auto rejection dengan nilai transaksi mencapai Rp 23 milliar dan ditutup di lvel Rp 950.

ENRG dan BNBR kembali diperdagangkan hari ini sejak suspend awal Oktober. Kedua saham ini juga mengalami auto rejection dan ditutup masing-masing di level Rp 315 dan Rp 131.
(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads