PTBA Pasok 6 Juta Ton Batubara ke Arrtu

PTBA Pasok 6 Juta Ton Batubara ke Arrtu

- detikFinance
Rabu, 19 Nov 2008 12:32 WIB
PTBA Pasok 6 Juta Ton Batubara ke Arrtu
Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan memasok batubara untuk PT Arrtu Mega Energie sebanyak 5-6 juta ton per tahun. Batubara ini akan diolah Arrtu menjadi gas sintetis yang bisa digunakan sebagai pengganti LPG.

Demikian disampaikan Presiden Direktur Arrtu Christoforus Richard usai penandatangani Letter of Intent (LoI) dengan PTBA di Gedung Kementrian BUMN, Jakarta, Rabu (19/11/2008).

"Kita sudah LoI dengan PTBA, kita minta pasokan sebanyak 5-6 juta ton per tahun sebagai feedstock untuk bikin dymethil ether (DME) di Riau," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, DME berbeda dengan gas biasa seperti metanol. Tetapi sebagai gas sintetis, DME juga memiliki karakteristik yang bisa digunakan sebagai pengganti LPG.

Arrtu memang berniat membangun pabrik pengolahan batubara menjadi DME dengan kapasitas 1,2 juta ton per tahun. Kapasitas ini setara dengan produksi metanol sebesar 1,7 juta ton per tahun.

Pabrik akan dibangun berdekatan dengan lahan batubara PTBA yang memiliki cadangan hingga 1,3 miliar ton. Dari cadangan itu, yang bisa digali kemungkinan hanya 600 juta ton.

"Kita ready to start, di atas lahan seluas 17.000 hektar. Nantinya batubara dari PTBA dibikin syngas (gas sintetis), dan ampasnya untuk barang lain seperti beton," katanya,

Sementara itu, Pertamina sebagai pelaksana program konversi minyak tanah ke elpiji mengaku tertarik untuk membeli gas sintetis tersebut.

"Pertamina mau jadi pembeli, kalau harganya lebih murah dari elpiji," kata Wadirut Pertamina Iin Arifin Takhyan.

Bahkan jika bisnis ini terbukti menarik, Pertamina pun ingin ikut memiliki saham meski hanya minoritas atau sekitar 10%.

"Ya, sekitar segitu (10%). Sekarang Pertamina masih tunggu kajian dari Arrtu," katanya.

(lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads