Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS, Kamis (20/11/2008) saham BUMI langsung anjlok terkena auto rejection batas bawah hingga turun Rp 80 atau 9,3% menjadi Rp 780 per saham.
Sentimen negatif terus memayungi emiten terbesar batubara karena masalah repo saham yang berlarut-larut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anjloknya saham BUMI menular ke saham grup Bakrie lainnya yang ikut tertekan. Saham Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 25 (10%) menjadi Rp 225, Bakrieland Development (ELTY) turun Rp 4 (6,06%) menjadi Rp 62, Bakrie Telecom (BTEL) turun Rp 2 (3,7%) menjadi Rp 51, Bakrie & Brothers (BNBR) stagan Rp 118 dan Energi Mega Persada (ENRG) stagnan Rp 30 menjadi Rp 285.
Saham BUMI yang sempat menjadi saham favorit di lantai bursa kini kembali mengalami masa-masa pahit ketika harganya masih di bawah level 1.000.
Berikut harga terendah saham BUMI tiap tahun dalam satu dasawarsa terakhir adalah:
- 2007 Rp 6.000
- 2006 Rp 700
- 2005 Rp 760
- 2004 Rp 800
- 2003 Rp 500
- 2002 Rp 20
- 2001 Rp 30
- 2000 Rp 170
- 1999 Rp 275











































