Pada penutupan perdagangan saham Kamis (20/11/2008) IHSG turun 25,387 poin (2,15%) menjadi 1.154,970. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi yang sangat tipis dengan volume sebanyak 30.390 kali, pada volume 4,042 miliar unit saham, senilai Rp 1,038 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih wait and see terhadap pergerakan saham yang masih fluktuatif dan krisis ekonomi global yang diperkirakan semakin parah. Hal ini dapat dilihat dari minimnya trading value pada perdagangan hari ini yang hanya sebesar Rp 1 trilliun, terendah sejak Juli 2006 Oktober, mengabaikan perdagangan 8 Oktober (suspend setengah hari).
Saham-saham Grup Bakrie kembali menekan indeks pada perdagangan hari ini seiring banyaknya kabar yang kurang transaparan mengenai aksi korporat perseroan. BUMI sendiri dikabarkan akan menggadaikan sebagian hasil buy back sahamnya untuk memperoleh pinjaman, dengan harga gadai diperkirakan tidak akan melebihi harga buyback Rp2.500 (harga inipun masih diperdebatkan oleh BEI).
Anjloknya bursa Dow sampai ke level 7.997 (terendah sejak 5 tahun terakhir) tidak hanya menyebabkan IHSG terperosok, namun mayoritas bursa regional ikut ditutup melemah hari ini seperti Hang Seng (-4,04%), Nikkei (-6,89%), dan KOSPI (-6,7%). (ir/ir)











































