Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Jumat (21/11/2008) data CNBC menunjukkan rupiah pagi ini telah melemah 250 poin ke posisi 12.200 per dolar AS.
Posisi rupiah pagi ini melemah signifikan jika dibandingkan Kamis kemarin (20/11/2008) yang masih di level 11.945 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makin banyaknya pabrik tutup memberikan indikasi ekonomi Indonesia rentan terhadap krisis. Akibatnya dolar AS dianggap sebagai mata uang yang aman di saat krisis seperti saat ini terlebih pemerintah AS juga sedang giat mencari pendanaan untuk pemulihan ekonominya.
Sementara mata uang dolar AS pada penutupan perdagangan valas Kamis waktu AS (20/11/2008) lagi-lagi mengambil kesempatan atas pelemahan hampir semua mata uang global.
Euro ditutup turun ke posisi 1,2458 dolar As dibanding hari sebelumnya 1,2508 dolar AS. Sedangkan terhadap mata uang Jepang, dolar AS melemah ke 93,82 yen dari hari sebelumnya 95,77 yen.
Pemerintah Indonesia mengatakan telah mengalami rugi kurs untuk pembayaran utang luar negerinya karena melemahnya rupiah. Meski jumlah utang dalam valas tetap, namun rupiah yang diperlukan untuk pembelian dolar AS kian mahal.
(ir/ir)











































