Trading Beli SMCB dan MEDC

Rekomendasi Saham

Trading Beli SMCB dan MEDC

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2008 09:49 WIB
Trading Beli SMCB dan MEDC
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai cerah dengan aksi beli yang mulai marak. Namun pergerakan beli ini diprediksi masih sebatas trading karena kondisi pasar yang belum normal. Saham Holcim Indonesia (SMCB) dan Medco Energi Internasional (MEDC) boleh untuk trading beli.

Panin Sekuritas, Selasa (25/11/2008) mereview, IHSG kemarin mengalami penurunan tipis -0.43%. Meski sepanjang hari berada dalam area negatif, akan tetapi terlihat beberapa saham mulai bergerak menguat (rebound).

Minimnya sentimen positif, disamping bursa regional yang masih tertekan oleh dampak resesi global akan menyebabkan momentum naik cenderung cepat tertahan (terbatas).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor juga cenderung untuk lebih cepat merealisasikan keuntungan jika harga naik. Secara teknikal, IHSG terlihat berada dalam pola sideways dengan pergerakan terbatas. Kisaran support-resistance 1.118-1.170.

Tadi malam Dow Jones kembali menguat (+4.93%)melanjutkan kenaikan yang terjadi pada hari Jumat. Kenaikan Dow Jones didorong oleh langkah penyelamatan Citigroup oleh pemerintah AS. Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menyuntikkan dana US$ 20juta untuk memperkuat rasio modal Citigroup.

Sementara pagi ini harga komoditas juga melonjak naik. Crude oil mengalami kenaikan +9.15%, nikel +6.75%, sementara timah +11%. Naiknya harga komoditas akan menjadi sentimen positif untuk reboundnya saham pertambangan hari ini.

Berikut rekomendasi dua saham komoditas secara teknikal.


Holcim Indonesia (SMCB), saham sektor semen dalam dua hari terakhir terlihat bergerak menguat. Kami perkirakan hari ini SMCB masih akan melanjutkan penguatan. Target resistance untuk jangka pendek pada 560. Beberapa indikator mengindikasikan peluang untuk naik. Kisaran support-resistance hari ini 425- 490. Trading beli.

Medco Energi Internasional (MEDC), terpuruk hingga mencapai batas support psikologis 1.600. Dari indikator stochastic oscillator terlihat saham ini sudah memasuki wilayah oversold. Meski indikator momentum masih negatif, akan tetapi kami ekspekatasikan saham ini akan mengalami rebound menyusul sentimen positif dari kenaikan harga minyak dunia, yang mencapai +9%. Kisaran supportresistance hari ini 1.590-1.750. Spekulasi beli.

Disclaimer:


Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.


(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads