"Saya tidak tahu apa-apa mengenai hal itu," Senior Vice President Investor Relations BUMI Dileep Srivastava saat dikonfirmasi mengenai kabar masuknya Soros tersebut, Selasa(25/11/2008).
Dileep bahkan bertanya balik darimana kabar tersebut berembus. Kabar yang beredar di kalangan pelaku pasar, Soros masuk ke BUMI melalui Citadel Investment Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis dari Valbury Asia Securities, Mastono Ali mengatakan, masuknya Soros ke BUMI memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun mengenai kenaikan harga saham BUMI pada hari ini, Mastono menilai salah satunya disebabkan karena sentimen positif akan segera berakhirnya proses akuisisi.
"Saya melihat auto rejection ke atas saham BUMI hari ini lebih karena sentimen positif mendekatnya penyelesaian transaksi Bakrie & Brothers dengan Northstar Jumat ini," katanya ketika dihubungi detikFinance.
Pada H-3 menjelang akhir transaksi, investor masuk dengan harapan jika kesepakatan tercapai mereka akan mendapatkan pembayaran.
Saham BUMI bersama saham-saham Grup Bakrie hari ini mengalami kenaikan tajam. Saham BUMI naik Rp 140 (19,72%) menjadi Rp 850, sehingga terbentur auto rejection batas atas.
(dro/qom)











































