Wika Garap Proyek Pembangkit Listrik Rp 1 Triliun

Wika Garap Proyek Pembangkit Listrik Rp 1 Triliun

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2008 18:54 WIB
Wika Garap Proyek Pembangkit Listrik Rp 1 Triliun
Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (Wika) akan segera mengerjakan proyek pembangunan pembangkit listrik swasta/Independent Power Producer (IPP) senilai Rp 1 triliun. Proyek perusahaan plat merah tersebut berlokasi di sekitar Gunung Tampomas

Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Operasional II Wika Slamet Maryono dalam konferensi pers di acara Investor Summit 2008 di Hotel Ritz Carlton, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa (35/11/2008).

"Wika sebagai lead investor memiliki 55 persen saham dalam proyek tersebut, sisanya ada perusahaan daerah bernama Jasa Sarana 40 persen dan RNI 5 persen," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Wika tinggal menunggu kesepakatan bersama untuk lakukan penandatanganan joint venture. Pembangunan IPP tersebut akan mulai dilakukan akhir 2008 selama 5 tahun sampai produksi bisa berproduksi di tahun 2013 nanti.

"Pekerjaan infrastrukturnya akan dikerjakan Wika sendiri. Untuk kepemilikan saham masih ada peluang untuk mengajak investor laib gabung," pungkasnya.

Perseroan juga sudah mengantongi 9 proyek pltu dengan total kontrak senilai Rp 2,9 triliun yang sebagian sudah berjalan sejak awal tahun lalu.

Proyek-proyek tersebut antara lain, PLTU Banten- Labuan, PLTU Sulawesi Utara, PLTU Kalimantan Selatan, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Muara Karang, PLTU Indramayu, PLTU Labuhan Angin, PLTU Celukan Bawang Bali, dan PLTU Tanjung Priok.

"Proyek-proyek tersebut rata-rata selesai di tahun 2010, kecuali untuk Labuhan Bantar Angin sebentar lagi bisa beroperasi dan Tanjung Priok akan segera dimulai akhir tahun ini," tandasnya. (ang/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads