"Laba bersih tahun depan diperkirakan bakal turun 10% karena menurunnya permintaan alat berat," ujar Direktur Keuangan UNTR, Gidion Hasan dalam jumpa pers di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (25/11/2008).
Tahun ini, permintaan alat berat nasional diperkirakan sebanyak 10.000 unit. Pangsa pasar merek Komatsu UNTR ditargetkan sebesar 45%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat menurunnya permintaan alat berat sebesar 40% tahun depan, penurunan pendapatan alat berat tahun depan bakal anjlok 30%.
"Pendapatan alat berat tahun depan bakal anjlok 30%. Namun dari divisi spare part dan service alat berat akan naik 15% dan divisi kontraktor pertambangan naik 10%," ujar Gidion.
Gidion menjelaskan, bahwa kontribusi alat berat terhadap pendapatan konsolidasi sebesar 40%, spare part dan service 20% dan kontraktor alat berat 40%.
Mengacu pada porsi tersebut, penurunan pendapatan konsolidasi UNTR tahun depan bakal sebesar 5%.
"Memang akan menurun, tapi kan divisi lainnya naik, jadi tidak terlalu signifikan," jelas Djoko. (dro/ddn)











































