INKP dan UNSP di Area Negatif

Rekomendasi Saham

INKP dan UNSP di Area Negatif

- detikFinance
Rabu, 26 Nov 2008 08:36 WIB
INKP dan UNSP di Area Negatif
Jakarta - Harga komoditas bergerak melemah pada Rabu pagi ini. Penurunan harga komoditas berpotensi menghambat laju kenaikan saham sektor pertambangan hari ini. Tekanan negatif juga masih membayangi saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) dan Bakrie Sumatra Plantation (UNSP).

Panin Sekuritas, Rabu (26/11/2008) mereview, Rally bursa regional serta reboundnya saham BUMI menjadi pendorong kenaikan IHSG dalam perdagangan kemarin.

Dow Jones kemarin ditutup menguat +0.43% di tengah perdagangan yang relatif fluktuatif. Dow Jones berhasil naik untuk 3 hari berturut-turut, yang merupakan pertama kalinya sejak Agustus lalu. Kenaikan Dow Jones didorong oleh rencana paket penyelamatan baru senilai US$ 800 miliar. Disisi lain, pada awal sesi, pasar sempat bergerak melemah
menyusul dirilisnya data pertumbuhan ekonomi K3-08 yang sebesar -0.5%. Pagi ini terlihat harga komoditas bergerak melemah. Penurunan harga komoditas berpotensi menghambat laju kenaikan saham sektor pertambangan hari ini.

Berikut rekomendasi dua saham komoditas secara teknikal.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indah Kiat Pulp and Paper (INKP), terlihat masih bergerak melemah hingga menyentuh batas bawah auto rejection. Sementara indikator RSI dan Stochastic oscillator menunjukkan arah melemah. Demikian pula dengan momentum indikator yang menunjukkan saham ini masih berada dalam downtrend. Kami perkirakan INKP masih akan bergerak melemah menuju level 650-an. Trading jual.

Bakrie Sumatra Plantation (UNSP),
terlihat bergerak dalam kisaran yang cukup sempit dengan pola konsolidasi (Bollinger band menyempit). Indikator RSI baru keluar dari area oversold mengindikasikan peluang terjadinya bullish dalam jangka pendek. Meski demikian, masih belum terlihat sinyal rally lebih lanjut mengingat momentum indikator masih berada dalam area negatif. Di tengah harga komoditas yang sangat fluktuatif, kami melihat saham ini cukup menarik untuk trading jangka pendek. Kisaran support dan resistance 215-270.

Disclaimer:

Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads