Laba sebelum pajak pada periode tersebut naik 38,42% menjadi Rp 48,85 miliar dibandingkan periode sebelumnya Rp 35,29 miliar. Direktur Utama Wika Beton, A Boediono, mengatakan, perolehan tersebut memberikan kontribusi 27,37% dari total pendapatan Wijaya Karya pada kuartal ketiga.
Pertumbuhan tersebut, katanya, disebabkan oleh kinerja penjualan yang kuat dan peningkatan tajam permintaan beton pra-cetak berkualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2008," kata Boediono dalam siaran pers, Rabu (26/11/2008).
Wika Beton menguasai pangsa pasar beton pra-cetak terbesar dengan total kapasitas produksi satu juta ton pada 2008. "Pada 2009 kapasitas produksi akan kami naikkan menjadi 1,15 juta ton per tahun," ujar Boediono.
Pabrik perseroan tersebar di beberapa daerah antara lain di Binjai (Sumatera Utara), Lampung (Sumatera Selatan), Bogor dan Majalengka (Jawa Barat), Boyolali (Jawa Tengah), Pasuruan (Jawa Timur) dan Makassar (Sulawesi Selatan).
Boediono mengatakan, fasilitas proses produksi yang modern telah diaplikasikan di ketujuh lokasi pabrik perseroan di Indonesia untuk memenuhi kenaikan permintaan dan peningkatan efisiensi.
(dro/qom)











































