Pada perdagangan saham pukul 09.55 JATS, Rabu (26/11/2008) saham BUMI naik Rp 130 atau 15,29% menjadi Rp 980 per saham.
Saham BUMI sepanjang tahun 2008 ini mencetak harga terendah Rp 640 per saham pada 24 November 2008. Sedangkan harga tertinggi terjadi Rp 8.750 pada Juni 2008. Sementara harga saham BUMI sebelum disuspensi pada 6 Oktober 2008 sebesar Rp 2.175.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pasar mulai mengantisipasi batas akhir jual beli 35% saham BUMI oleh NortahStar pada 28 November ini. Sedangkan pengumumannya akan dilakukan pada 29 November 2008 untuk memastikan apakah jual beli senilai US$ 1,3 miliar itu berhasil atau tidak.
Sejumlah analis mengatakan batas support (bawah) saham BUMI sekarang di Rp 600-800 dan resistance (atas) di Rp 1.250 per saham. Maka tidak heran dengan kondisi saham BUMI yang sudah demikian rendah banyak investor yang mulai kembali membeli.
Investor yang membeli saham BUMI berpikir dalam jangka panjang saham BUMI akan pulih lagi dalam 1-2 tahun karena BUMI merupakan emiten terbesar batubara.
Secara jangka panjang BUMI yang memproduksi batubara lebih dari 40 juta ton per tahun ini memiliki potensi yang bagus. Â
(ir/qom)











































