ITMG Koreksi Target Produksi Batubara 2008

ITMG Koreksi Target Produksi Batubara 2008

- detikFinance
Rabu, 26 Nov 2008 18:35 WIB
ITMG Koreksi Target Produksi Batubara 2008
Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) merevisi target produksi batubara tahun 2008 menjadi 18,1 juta ton dari sebelumnya 19,5 juta ton. Faktor cuaca yang mengganggu produksi menjadi sebab utama.

"Target produksi batubara tahun ini kami koreksi menjadi 18,1 juta ton dari sebelumnya 19,5 juta ton," ungkap Direktur Keuangan ITMG, Edward Manurung dalam paparan di hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Rabu (26/11/2008).

Edward menjelaskan, keadaan cuaca yang kurang mendukung aktifitas produksi menjadi sebab utama tidak tercapainya target produksi semula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyebabnya adalah faktor cuaca yang mengganggu aktifitas produksi," jelas Edward.

Kendati demikian, Edward mengatakan tingginya harga batubara tahun ini tetap akan membuat perseroan membukukan pertumbuhan positif selama satu tahun penuh 2008.

Tahun 2007, perseroan memproduksi 18 juta ton batubara dengan harga rata-rata sebesar US$ 42,29 per ton. Pendapatan perseroan tahun lalu sebesar US$ 772 juta.

"Memang target produksi tahun ini hanya naik tipis. Namun dengan kenaikan harga rata-rata batubara tahun 2008, pertumbuhan pendapatan masih akan positif," ujar Edward.

"Perkiraan harga rata-rata batubara yang akan kami terima satu tahun ini sebesar US$ 74 per ton. Pendapatan tahun ini tinggal dikalikan saja," ujarnya.

Mengacu pada target produksi 18,1 juta ton, pendapatan ITMG tahun ini akan mencapai US$ 1,339 miliar, lebih rendah 7,2% dari target semula sebesar US$ 1,443 miliar dengan target 19,5 juta ton.

Namun jika dibandingkan dengan perolehan pendapatan tahun lalu sebesar US$ 772 juta, maka pendapatan perseroan tahun ini masih akan tumbuh 73,44%.

Mengenai dampak penurunan harga batubara di pasar dunia, Edward mengatakan hal itu tidak akan terlalu berpengaruh pada kinerja perseroan. Para analis memproyeksikan harga batubara tahun depan akan di kisaran US$ 50-70 per ton.

"Kami melihat harga rata-rata yang akan kami terima tahun depan masih tinggi, di kisaran US$ 70-80 per ton," ujar Edward.

Tahun depan, ITMG menargetkan produksi batubara 20,5 juta ton, naik 13,2% dari target produksi di 2008 sebanyak 18,1 juta ton.

Mengacu pada asumsi harga tertinggi di level US$ 80 per ton, maka pendapatan perseroan tahun depan akan mencapai US$ 1,640 miliar, naik 22,47% dari proyeksi pendapatan tahun 2008 sebesar US$ 1,443 miliar.

"Kira-kira segitulah," ujar Edward.

Mengenai anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) di 2009, perseroan menganggarkan dana sebesar US$ 200 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan tambang-tambang perseroan dan proyek-proyek lainnya seperti pembangunan Bontang Terminal dan pembangkit listrik.

"Seluruhnya dari kas internal," ujar Edward.

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads