Pada perdagangan Kamis (27/11/2008), rupiah dibuka melemah tipis di 12.100 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 12.000 per dolar AS.
Ditengah ketatnya likuiditas dolar AS, investor memilih cara aman memegang dolar AS untuk sementara. Hal ini akan membuat rupiah sulit untuk menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis justru melihat pelemahan ekonomi global ini sebagai kesempatan dolar AS untuk menguat karena dinilai sebagai tempat investasi yang aman.
"Dalam lingkungan pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia yang tajam dan tekanan pasar finansial yang meluas, dolar AS seharusnya terus mendapat dukungan oleh aliran modal," jelas Lee Hardman, analis dari Bank of Tokyo-Mitsubishi seperti dikutip dari AFP. (qom/qom)











































