Pada perdagangan Kamis (27/11/2008), IHSG ditutup naik tipis 8,923 poin (0,75%) ke level 1.202,074. Indeks LQ 45 naik 3,099 poin (1,3%) ke level 231,966 dan JII turun 2,362 poin (1,25%) ke level 187,154.
IHSG sempat menguat tajam hingga 23 poin di awal perdagangan, dan sempat memerah 2 poin sebelum akhirnya ditutup menguat. Penguatan IHSG ini sejalan dengan bursa-bursa regional lainnya yang juga menguat seperti Hong Kong yang naik 1,4%, Korsel naik 3,3%, China naik 1,05%, Taiwan naik 4,26%, Tokyo naik 1,95%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham BUMI yang sempat mencapai harga Rp 1.170 akhirnya kembali merosot dan terkena auto rejection bawah. Saham BUMI ditutup turun hingga Rp 100 (9,80%) menjadi Rp 920. Saham BUMI tercatat paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi hingga 19.442 kali pada volume 1,321 juta lembar saham senilai Rp 697,1 miliar.
Saham-saham lain yang turun di top loser antara lain PGN (PGAS) turun Rp 20 menjadi Rp 1.810, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menjadi Rp 6.200, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 5.700, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 10 menjadi Rp 990, United Tractor (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 3.400.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 130 menjadi Rp 1.470, BRI (BBRI) naik Rp 450 menjadi Rp 3.325, Astra International (ASII) naik Rp 1.000 menjadi Rp 9.650, BNI (BBNI) naik Rp 65 menjadi Rp 525. (qom/ddn)











































