Transaksi Ramai, IHSG Petik 8 Poin

Transaksi Ramai, IHSG Petik 8 Poin

- detikFinance
Kamis, 27 Nov 2008 16:10 WIB
Transaksi Ramai, IHSG Petik 8 Poin
Jakarta - Transaksi perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia cukup semarak. Namun IHSG hanya berhasil memetik kenaikan 8 poin, setelah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpental auto rejection bawah.

Pada perdagangan Kamis (27/11/2008), IHSG ditutup naik tipis 8,923 poin (0,75%) ke level 1.202,074. Indeks LQ 45 naik 3,099 poin (1,3%) ke level 231,966 dan JII turun 2,362 poin (1,25%) ke level 187,154.

IHSG sempat menguat tajam hingga 23 poin di awal perdagangan, dan sempat memerah 2 poin sebelum akhirnya ditutup menguat. Penguatan IHSG ini sejalan dengan bursa-bursa regional lainnya yang juga menguat seperti Hong Kong yang naik 1,4%, Korsel naik 3,3%, China naik 1,05%, Taiwan naik 4,26%, Tokyo naik 1,95%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan di lantai BEI cukup semarak dengan frekuensi mencapai 69.871 kali pada volume 3.065 juta lembar saham senilai Rp 2,267 triliun. Sebanyak 58 saham naik, 89 saham turun dan 50 saham stagnan.

Saham BUMI yang sempat mencapai harga Rp 1.170 akhirnya kembali merosot dan terkena auto rejection bawah. Saham BUMI ditutup turun hingga Rp 100 (9,80%) menjadi Rp 920. Saham BUMI tercatat paling aktif diperdagangkan dengan frekuensi hingga 19.442 kali pada volume 1,321 juta lembar saham senilai Rp 697,1 miliar.

Saham-saham lain yang turun di top loser antara lain PGN (PGAS) turun Rp 20 menjadi Rp 1.810, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 menjadi Rp 6.200, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 5.700, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 10 menjadi Rp 990, United Tractor (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 3.400.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 130 menjadi Rp 1.470, BRI (BBRI) naik Rp 450 menjadi Rp 3.325, Astra International (ASII) naik Rp 1.000 menjadi Rp 9.650, BNI (BBNI) naik Rp 65 menjadi Rp 525. (qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads