Hal ini dikatakan oleh Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (28/11/2008).
"Sampai saat ini Bapepam melihat belum sampai membahayakan saat ini tapi kita memang sudah harus mulai melakukan pengamatan yang sangat dalam," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita masih terus mempelajari dan terus melihat hal-hal apa yang harus kita lakukan buat perusahaan sekuritas itu agar perusahaan itu bisa menghadapi atau menyelamatkan diri di kondisi krisis global yang dampaknya luar biasa saat ini. Jadi yang kita lakukan sekarang adalah program penyelamatan diri jangan sampai kita terkena imbas krisis global ini, supaya jangan kolaps," tuturnya.
Sementara itu soal penyelamatan, Fuad mengatakan dirinya menyerahkan ke perusahaan sekuritas itu masing-masing.
"Kita pemerintah tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan perusahaan itu, mereka juga harus cari jalan keluar sendiri. Kita kan hanya sebatas regulasi," tukasnya.
Ancaman PHK di perusahaan sekuritas ini mulai santer terdengar di lantai bursa saham. Sebuah sekuritas asing dikabarkan telah melakukan PHK sejumlah karyawan-karyawannya.
Selain perusahaan asing yang mulai mengurangi karyawan, perusahaan sekuritas lokal juga sudah mulai dibayangi ancaman PHK.
(dnl/qom)











































