Lantai Bursa Semarak, IHSG Menguat 39 Poin

Lantai Bursa Semarak, IHSG Menguat 39 Poin

- detikFinance
Jumat, 28 Nov 2008 16:15 WIB
Lantai Bursa Semarak, IHSG Menguat 39 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat signifikan berkat penguatan saham-saham unggulan. Transaksi juga tercatat sangat besar karena adanya crossing saham PT Bank International Indonesia Tbk (BII) senilai Rp 6,4 triliun.

Pada perdagangan Jumat (28/11/2008), IHSG ditutup menguat signifikan hingga 39,467 poin (3,28%) ke level 1.241,541. Indeks LQ 45 naik 9,531 (4,11%) ke level 241,497 dan JII naik 8.537 (4,56%) ke level 195,691.

Penguatan IHSG terjadi beriringan dengan menguatnya bursa-bursa regional. Kenaikan tajam harga saham Indosat dan BUMI memberi pengaruh yang signifikan bagi penguatan IHSG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan tercatat sangat ramai hingga 60.328 kali transaksi pada volume 15.287 juta lembar saham senilai Rp 8,986 triliun. Sebanyak 103 saham naik, 43 saham turun dan 50 saham stagnan.

Transaksi perdagangan sangat besar hingga hampir Rp 9 triliun karena adanya crossing saham BII oleh Maybank di pasar tutup sendiri senilai Rp 6,4 triliun.

"Crossing tambahan BII senilai Rp 6,4 triliun ,12 miliar saham oleh BNP Paribas. Nggak tahu untuk apa," Direktur Perdagangan Saham, Penelitian dan Pengembangan BEI MS Sembiring.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat menguat menjelang penutupan transaksi penjualan ke Northstar Pacific. BUMI menguat hingga Rp 90 (9,78%) menjadi Rp 1.010. Nilai perdagangan untuk BUMI mencapai Rp 684,7 miliar.

Sementara saham PT Indosat Tbk (ISAT) juga melejit hingga Rp 850 (20%) menjadi Rp 5.100, setelah Ketua Bapepam LK memastikan harga tender offer Indosat oleh Qatar Telecom sebesar Rp 7.388 per saham. Transaksi saham ISAT mencapai Rp 239,1 miliar.

Saham-saham lain yang ikut menguat antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 20 menjadi Rp 1.490, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 5.850, BRI (BBRI) naik Rp 75 menjadi Rp 3.400, PT BA naik Rp 700 menjadi Rp 6.900, Astra International (ASII) naik Rp 550 menjadi Rp 10.200.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 10 menjadi Rp 800, Mitra Rajasa (MIRA) turun Rp 10 menjadi Rp 600, Central Proteinaprima turun Rp 7 menjadi Rp 75.
(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads