"Ya, Ancora telah mengambil alih seluruh utang Bakrie ke JP Morgan," ujar Direktur BNBR, Dileep Srivastava kepada detikFinance, Minggu (30/11/2008) malam.
Pada Juli 2008, BNBR menggadaikan 581.440.678 saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada JP Morgan senilai US$ 150 juta. Pinjaman dengan bunga LIBOR + 6,5% per tahun tersebut jatuh tempo pada Juli 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konfirmasi mengenai pengambilalihan ini kami peroleh Jumat lalu," ujar Dileep.
Dengan demikian, 2,99% saham BUMI yang digadaikan ke JPMorgan kini beralih ke Ancora Capital. Begitu juga dengan sisa utang BNBR ke JP Morgan sebesar US$ 72 juta beralih ke Ancora Capital.
"Bakrie memiliki opsi membeli kembali saham-saham tersebut," jelas Dileep.
Pada 28 November 2008, Northstar juga telah mengambil alih sebagian besar utang BNBR ke Odickson Finance senilai US$ 572 juta. BNBR menyelesaikan utang-utangnya secara bertahap dengan mengutamakan utang-utang bernilai triliunan kepada kreditur asing.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Bakrie untuk menyelesaikan seluruh utang
kami kepada asing," ujar Dileep.
Utang BNBR kepada Odickson awalnya sebesar US$ 1,086 miliar ke Odickson Finance dan baru dibayar US$ 118,7 juta sehingga tersisa US$ 967 juta. Namun menurut Direktur Keuangan BNBR Yuanita Rohali, sisa utang BNBR ke Odickson yang sebesar semula memang mencapai US$ 967 juta itu turun menjadi US$ 742 juta seiring melemahnya nilai tukar rupiah atas dolar AS.
Utang ke ICICI
Selain utang pada Oddickson dan JP Morgan, BNBR masih memiliki utang pada ICICI. Pada Juli 2008, BNBR menggadaikan 697.347.458 (3,59%) saham BUMI kepada ICICI senilai US$ 150 juta. Pinjaman dengan bunga LIBOR + 4,75% per tahun tersebut jatuh tempo pada Juli 2010.
Hingga 17 November 2008, BNBR telah mencicil sebesar US$ 45,5 juta. Sisa utang BNBR ke ICICI sebesar US$ 104,5 juta. Saat ini perseroan sedang melakukan pembicaraan dengan pihak yang akan mengambil alih utang tersebut. Sayangnya, Dileep masih belum dapat mengungkapkan siapa pihak tersebut.
"Pembicaraan masih berlangsung. Akan kami informasikan segera," ujar Dileep.
(dro/qom)











































