Dow Jones Terpuruk 679 Poin

Dow Jones Terpuruk 679 Poin

- detikFinance
Selasa, 02 Des 2008 07:16 WIB
Dow Jones Terpuruk 679 Poin
New-York - Saham-saham di bursa Wall Street kembali berjatuhan, menghapuskan kenaikan signifikan yang dicapai pekan lalu. Pernyataan Bank Sentral AS (The Fed) ikut menambah kekhawatiran pasar akan kondisi perekonomian AS.

Gubernur The Fed Ben Bernanke menyatakan bahwa perekonomian AS kini masih dalam tekanan yang cukup berarti. The Fed akan menggunakan berbagai 'senjata' alternatif untuk menggerakkan perekonomian, termasuk opsi menurunkan suku bunga hingga mendekati nol persen.

Sentimen negatif lainnya berasal dari National Bureau of Economic Research (NBER) yang menyatakan bahwa AS sudah resmi memasuki masa resesi sejak Desember 2007. Hal itu terlihat dari penurunan aktivitas ekonomi secara tajam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Segala sesuatunya terlihat suram. Semua orang sudah mengetahuinya. Pertanyaannya sejarabg adalah apakah semuanya sekarang ini sudah 'diberi harga' di pasar? Sepertinya belum secara keseluruhan," ujar Brian Gendreau, analis dari ING Investment Management di New York seperti dikutip dari Reuters, Selasa (2/12/2008) .

Pada perdagangan Senin (1/12/2008), indeks Dow Jones anjlok hingga 679,95 poin (7,70%) ke level 8.149,09. Indeks Standard & Poor's 500 merosot 80,03 poin (8,93%) ke level 816,21 dan Nasdaq anjlok 137,50 poin (8,95) ke level 1.398,07.

Volume perdagangan cukup normal, yakni 1,64 miliar di New York Stock Exchange dan 1,99 miliar di Nasdaq. Keduanya masih di bawah rata-rata tahun lalu.

Saham-saham sektor finansial dan ritel mendapat tekanan paling besar. Saham Citigroup kembali anjlok 22,2% menjadi 6,45 dolar, Bank of America anjlok 21% menjadi 21,85 dolar.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads