Gubernur The Fed Ben Bernanke menyatakan bahwa perekonomian AS kini masih dalam tekanan yang cukup berarti. The Fed akan menggunakan berbagai 'senjata' alternatif untuk menggerakkan perekonomian, termasuk opsi menurunkan suku bunga hingga mendekati nol persen.
Sentimen negatif lainnya berasal dari National Bureau of Economic Research (NBER) yang menyatakan bahwa AS sudah resmi memasuki masa resesi sejak Desember 2007. Hal itu terlihat dari penurunan aktivitas ekonomi secara tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin (1/12/2008), indeks Dow Jones anjlok hingga 679,95 poin (7,70%) ke level 8.149,09. Indeks Standard & Poor's 500 merosot 80,03 poin (8,93%) ke level 816,21 dan Nasdaq anjlok 137,50 poin (8,95) ke level 1.398,07.
Volume perdagangan cukup normal, yakni 1,64 miliar di New York Stock Exchange dan 1,99 miliar di Nasdaq. Keduanya masih di bawah rata-rata tahun lalu.
Saham-saham sektor finansial dan ritel mendapat tekanan paling besar. Saham Citigroup kembali anjlok 22,2% menjadi 6,45 dolar, Bank of America anjlok 21% menjadi 21,85 dolar.
(qom/qom)











































