Pada perdagangan saham Selasa (2/12/2008) IHSG diprediksi akan mengikuti gerak negatif bursa kawasan. IHSG bakal dibuat repot dengan kondisi bursa kawasan yang kebanyakan melemah.
Selasa pagi ini indeks Nikkei dibuka melemah 5% dan KOSPI melemah 4,3%. Bursa utama Asia ini mengikuti kejatuhan bursa saham di Wall Street yang mengalami penurunan tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen negatif lainnya berasal dari National Bureau of Economic Research (NBER) yang menyatakan bahwa AS sudah resmi memasuki masa resesi sejak Desember 2007. Hal itu terlihat dari penurunan aktivitas ekonomi secara tajam.
Pada perdagangan Senin (1/12/2008), indeks Dow Jones anjlok hingga 679,95 poin (7,70%) ke level 8.149,09. Indeks Standard & Poor's 500 merosot 80,03 poin (8,93%) ke level 816,21 dan Nasdaq anjlok 137,50 poin (8,95) ke level 1.398,07.
Sementara pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (1/12/2008) turun 18,416 poin (1,48%)Β menjadi 1.223,125. Dari dalam negeri sentimen positif turunnya inflasi November menjadi 0,12% belum akan banyak direspons karena tekanan dari eksternal yang lebih dominan.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
eTrading Securities
Bursa Indonesia mengawali pekan ini dengan mengakhiri rallynya selama 4 hari berturut-turut. Indeks ditutup turun 1,5% ke level 1223,1 setelah pada sesi ke-2 memfaktorkan data inflasi yang lebih buruk dari estimasi pasar. Inflasi November tercatat 0,12% atau 11,68% YoY sementara konsensus mengestimasikan hanya 0,06%. Beberapa saham unggulan yang selama pekan kemarin menguat seperti banking, dan coal player terkena tekanan profit taking yang cukup kuat.
Sementara bursa US akhirnya kembali mencetak penurunan terbesar dalam satu hari dan mengakhiri rally penguatannya selama 5 hari berturut-turut dengan Indeks Dow ditutup anjlok 680 poin (-7,7%) terkait data bahwa US telah memasuki tahap resesi sejak Desember 2007 seiring telah melemahnya data perekonomian US sejak akhir tahun lalu. Yield untuk US Treasury securities kembali menyentuh titik terendah seiring investor
lebih memilih untuk menempatkan investasinya di instrumen yang paling aman. Fed juga menyatakan siap untuk kembali menurunkan Fed Rate yang sekarang telah berada di level 1%. Nasdaq -9% dan S&P500 -9%.
Bursa Asia sendiri dibuka melemah signifikan pada perdagangan hari ini seiring turunnya bursa US dan kekhawatiran terhadap resesi di US akan berpengaruh langsung pada perekonomian negara-negara Asia khususnya China, Jepang dan India. Nikkei -4%, KOSPI -3%, STI -1,5% dan AORD -3%.
Bursa Indonesia sendiri telah memulai trend bearish jangka pendek setelah kemarin mengkonfirmasikan reversal pada indikator Stochastic. Besarnya sentimen negatif dari bursa US dan regional pagi ini akan menjadi alasan kuat investor untuk melakukan profit taking pada beberapa saham yang masih berada di area level Overbought seperti Banking, Telco's dan Coal player. Indeks diperkirakan akan kembali melemah menembus level 1200 dengan rentang perdagangan hari ini berada pada kisaran 1170 - 1230. (ir/ir)











































