Obligasi PLN X Tahun 2009 sebesar Rp 1 tirliun dan Sukuk Ijarah III Tahun 2009 sebesar Rp 500 miliar masing-masing terdiri atas dua seri. Untuk obligasi konvensional seri A menawarkan indikasi kupon 15,75%-16,75% ditambah 50 basis-150 poin dan berjangka waktu 5 tahun.
Seri B berjangka waktu 7 tahun dengan call option di tahun ke-3 dengan indikasi kupon FR 27 ditambah FR 30 di bagi 2 ditambah 50-150 basis poin. Obligasi Rp 1 triliun ini mendapat peringkat idAA- (double A minus) dengan outlook stabil dari Pefindo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk seri B kita belum bisa memastikan berapa indikasi kuponnya, itu akan ditentukan dari average kupon yang berlaku selama 5 hai sebelum hari pricing," ujar Abraham.
Untuk sukuk Ijarah juga terdiri dari 2 seri yakni seri A berjangka waktu 5 tahun dan seri B berjangka waktu 7 tahun dengan hak opsi di tahun ke-3. Menurut Abraham indikasi kupon sukuk relatif sama untuk seri A dan seri B. Peringkat sukuk ini adalah id AA-sy (double A minus syariah) dengan outlook stabil.
Dana hasil penerbitan obligasi ini digunakan untuk investasi transmisi di Jawa yang menyalurkan tenaga listrik dari pembangkit yang dibangun melalui program berbahan bakar 10 ribu mw dari batubara.
Masa penawaran awal (book building) obligasi ini dilakukan pada 2-16 Desember. Perkiraan masa efektif 30 Desember 2008, masa penawaran 5-7 Januari 2009, penjatahan 8 Januarti 2009 dan pencatatan di BEI 12 Januari 2009.
Dirut PLN Fahmi Mochtar mengatakan obligasi ini menarik karena pasar PLN masih sangat besar. Diakuinya PLN memang membutuhkan dana besar untuk investasi karena pendapatan dari pelanggan tidak cukup untuk pembiayaan usaha.
"PLN memang PSO yang dapat subsidi dari pemerintah namun PLN berusaha keras untuk menurunkan biaya operasional dan menaikkan pendapatan," katanya.
Saat ini pembangkit listrik berbahan bakar batubara mencapai 8.721 MW di 30 lokasi telah terealisasi. Selain itu terdapat 744 MW yang belum terealisasi yang berada di 4 lokasi yakni Jawa Tengah, Kalbar, Maluku, dan Papua.
(ir/qom)











































