IHSG Menyusut 31 Poin

IHSG Menyusut 31 Poin

- detikFinance
Selasa, 02 Des 2008 16:11 WIB
IHSG Menyusut 31 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok karena gugurnya saham-saham unggulan menyusul buruknya kondisi pasar saham regional. Saham BUMI mempelopori penurunan IHSG yang anjlok hingga menyentuh batas bawah auto rejection.

Pada penutupan perdagangan saham Selasa (2/12/2008) IHSG turun 31,767 poin (2,6%) menjadi 1.191,358. Pada sesi I, IHSG turun tajam 31,900 poin (2,61%) menjadi 1.191,225.

Indeks LQ-45 turun 8,202 poin (3,46%) menjadi  228,829 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,102 poin (3,14%) menjadi 188,421.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anjloknya IHSG mengiringi penurunan saham di bursa Asia seperti Hang Seng turun 4,98%, KOSPI turun 3,35%, Nikkei turun 6,35%, STI Singapura turun 2,38% dan Taiwan turun 3,57%, Shanghai turun 2,38%.

Pelaku pasar memilih melakukan trading dengan melakukan penjualan cepat jika kondisi pasar negatif. Pelemahan IHSG kali ini lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal.  

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 33.263 kali, dengan volume 1,621 miliar unit saham, senilai Rp 1,097 triliun. Sebanyak 16 saham naik, 121 saham turun dan 38 saham stagnan.    

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 90 menjadi Rp 850, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 40 menjadi Rp 1.430, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 75 menjadi Rp 3.100, Indosat (ISAT) turun Rp 25 menjadi Rp 4.825 dan Indofood Sukses Internasional (INDF) turun Rp 60 menjadi Rp 890.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 50 menjadi Rp 7.700, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 3.550 dan Perdana Karya Perkasa (PKPK) naik Rp 15 menjadi Rp 225. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads