Review IHSG: Dikepung Sentimen Negatif

Review IHSG: Dikepung Sentimen Negatif

- detikFinance
Selasa, 02 Des 2008 16:58 WIB
Review IHSG: Dikepung Sentimen Negatif
Jakarta - IHSG ditutup kembali turun tajam ditengah merosotnya bursa-bursa regional. Perdagangan sangat tipis hanya sekitar Rp 1 triliun, di tengah kepungan sentimen negatif.

Pada penutupan perdagangan saham Selasa (2/12/2008) IHSG turun 31,767 poin (2,6%) menjadi 1.191,358. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 33.263 kali, dengan volume 1,621 miliar unit saham, senilai Rp 1,097 triliun.

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Indonesia kembali ditutup di teritori negatif seiring anjloknya bursa Dow ke level 8.149 (-7,7%) dan harga minyak yang menyentuh harga terendahnya dalam 3 tahun terakhir senilai US$48/barrel.

Sementara bursa regional ditutup mixed, Nikkei (-1,35%), Hang Seng (+1,59%), dan Strait Times (-1,79%). Bursa Thailand melanjutkan koreksinya dan ditutup di level 383,52 walaupun Perdana Menteri Somchai Wongsawat telah menerima keputusan mahkamah konstitusi yang melarangnya melakukan aktivitas politik selama lima tahun dan pembubaran People Power Parity (PPP).

Sementara dari Australia, Bank Sentral Australia memangkas suku bunganya sebesar 100 bps menjadi 4,25% (nilai terendah dalam 6 tahun terakhir). Bursa Australia ditutup di level 3.619 (-1,46%).

IHSG ditutup di level 1.191 (-2,5%) dengan trading value hanya mencapai 1 trilliun, turun tajam dibandingkan average trading value pekan lalu. Selama intraday, indeks tak pernah berada di area positif seiring minimnya sentiment positif dan harga komoditas yang terus anjlok. Semua sektor ditutup melemah , di mana sektor mining mengalami penurunan paling tajam -5,65%.

Dari BNII, harga BNII kembali ditutup melemah 5,31% ke level Rp445 setelah adanya kepastian mengenai konfirmasi pembayaran TO perseroan di harga Rp510 dan Maybank yang menjadi majority stockholder BNII dengan kepemilikan 97,5%.

BUMI ditutup auto rejection bawah ke level Rp850 seiring investor merespons negatif perubahan kesepakatan penjualan 35% saham BUMI ke Northstar oleh BNBR.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads