Hal tersebut dikemukakan Wakil Direktur Utama Rudiantara usai rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (4/12/2008) dini hari.
"Kalau memang perusahaan sebesar Jamsostek mau beli obligasi kita, ya Alhamdulillah. Tapi kita lihat book building dulu lah, kita serahkan kepada underwriter," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan dua hal yang terpisah. Tapi walau bagaimanapun karyawan PLN harus punya jaminan social security," imbuhnya.
PLN sendiri sudah mengumumkan akan menerbitkan obligasi konvensial senilai Rp 1,5 triliun dan sukuk senilai Rp 500 miliar. Dana hasil obligasi tersebut akan digunakan PLN untuk membiayai pembangunan pembangkit dan transmisi listrik.
Bertindak sebagai penjamin emisi dalam aksi korporasi tersebut adalah Indo Premier, Danareksa dan Trimegah Sekuritas. (ang/ir)











































