Peringkatnya turun dari idBBB- menjadi idCCC dan menempatkan peringkat dalam 'Creditwatch' dengan implikasi negatif. Masa berlaku rating itu untuk periode 2-16 Desember 2008.
"Penurunan peringkat disebabkan oleh adanya potensi gagal bayar (default) perusahaan atas guaranteed senior notes sebesar US$100 juta," kata analis Pefindo Niken Indriarsih & Vonny Widjaja dalam siaran pers, Kamis (4/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, perusahaan tidak memiliki sumber dana yang cukup untuk percepatan pembayaran obligasi tersebut. Bila Perusahaan gagal bayar (default) terhadap obligasi dolar AS itu maka peringkat Perusahaan akan diturunkan menjadi 'Selective Default'. Karena adanya klausul cross default dalam obligasi rupiah.
Pemegang obligasi rupiah juga dapat meminta perusahaan untuk mempercepat pembayaran obligasi sebesar Rp 675 miliar jatuh tempo 2012. Namun, FREN masih masih tetap lancar dalam membayar kupon obligasi rupiahnya.
(ir/qom)











































