“Kami sudah bicara dengan Euronext soal dual listing. Namun pembahasan tertunda karena situasi berubah,” ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, SCBD, Jakarta, Kamis (4/12/2008).
Erry tidak menyebutkan kapan pembahasan soal rencana tersebut akan dilanjutkan. Namun saat ini, BEI sedang fokus membahas dual listing dengan TSE.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2002, Euronext menggabungkan diri dengan bursa saham Portugal dan bursa berjangka dan opsi yang berbasis di London. Pada 2006, Euronext melakukan merger senilai US$ 20 miliar dengan New York Stock Exchange (NYSE). Merger ini menghasilkan bursa saham trans atlantik pertama di dunia.
Dual Listing dengan TSE
Sementara saat ini BEI tengah mengkaji keuntungan pencatatan dua bursa (dual listing) bagi industri pasar modal serta perusahaan terbuka. Dual listing diharapkan bisa menjadi sarana pengembangan pasar modal dalam negeri.
"Dual listing dengan TSE masih sangat awal, kami jajaki nilai tambah bagi dua negara," kata Erry.
Erry menambahkan, pihaknya juga melihat minat emiten di dalam negeri untuk mencatatkan sahamnya di bursa luar negeri, dan sebaliknya. Bentuk kerja samanya beragam, seperti bertukar informasi, pelatihan, dan pengembangan pasar modal berbasis syariah.
"Intinya, kerja sama tersebut bisa menguntungkan kedua pihak. Nanti kita lihat," imbuh Erry.
Realisasi dual listing dengan TSE diharapkan dapat dilakukan mulai tahun 2009. (dro/ir)











































