Nasabah Signature Minta Perlindungan Bapepam

Nasabah Signature Minta Perlindungan Bapepam

- detikFinance
Jumat, 05 Des 2008 17:41 WIB
Jakarta - Dihentikannya aktivitas perdagangan PT Signature Capital Indonesia oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat nasabah perusahaan gelisah. Nasabah minta perlindungan ke Badan Pengawas Pasar Modal danLembaga Keuangan (Bapepam LK) agar dana senilai Rp 138 miliar selamat.

Sebanyak 10 orang nasabah mengadu ke Bapepam LK sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (5/12/2008). Nasabah PT Signature Capital Indonesia berharap Bapepam menyelidiki investasi saham mereka yang direpokan oleh perusahaan tanpa seizin nasabah.

"Saham itu direpokan tanpa persetujuan nasabah, kita sepenuhnya serahkan kasus ini ke Bapepam LK," kata Jefry (50 tahun ) perwakilan nasabah Signature yang mengadu ke kantor Bapepam, di Jalan Wahidin Raya, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jefry, kasus seperti ini yang dimana ada ketidakjelasan dana nasabah di PT Signature Capital Indonesia, bisa mengganggu kepercayaan investor yang melakukan investasi di pasar saham Indonesia.

Jefry berharap ketidakpastian nasib investasi mereka di  PT Signature Capital Indonesia bisa diamankan oleh Bapepam dan otoritas pasar modal. "Karena kalau sudah disuspensi begini kita juga sudah mau jual," katanya.

Bapepam sendiri saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap manajemen  PT Signature Capital Indonesia. Anggota bursa ini diperiksa karena terkait melakukan penjualan bersama produk investasinya dengan PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia kepada nasabah Bank Century.

Sementara BEI sejak sesi I perdagangan 4 Desember 2008 sudah melakukan suspensi terhadap Signature dan Antaboga. Suspensi terhadap PT Signature Capital Indonesia yang dulunya bernama Kuo Capital karena perusahaan telah menyampaikan laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) secara tidak benar. Dalam data terakhir di BEI, MKBD PT Signature Capital Indonesia sebesar Rp 25,736 miliar.

Sedangkan suspensi terhadap Antaboga karena alasan adanya ketidaktertiban administrasi perusahaan. Antaboga memiliki MKBD terakhir Rp 32,057 miliar. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads