"Rupiah sudah mulai bergerak tidak seseram dulu setelah PBI (Peraturan Bank Indonesia) yang mengatur underlying transaction untuk membeli valas dikeluarkan," ujar Farial dalam pelatihan wartawan bertema Instrumen Moneter BI dan Pasar Valuta Asing di Hotel Grand Preanger Bandung, Jumat (5/12).Β Β Β
Farial menjelaskan diirinya optimis rupiah sudah tidak mulai lagi terjerembab, apalagi pada penutupan hari ini sudah mencapai Rp 11.630-an/US$. "Sebelum aturan pembatasan pembelian valas ini dikeluarkan, saya pernah mikir rupiah bisa Rp 15.000/US$ karena supply dan demand tidak seimbang. Tapi dengan aturan ini saya optimis," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, mengenai larangan pembelian valas untuk produk derivatif dual currency yang dikeluarkan BI menurutnya juga menahan laju spekulasi nilai tukar rupiah. (dnl/ir)











































