Indeks saham Dow Jones pada perdagangan Jumat waktu AS (5/12/2008) sempat dibuka anjlok hingga 250 poin. Karena sebelum pasar dibuka ada pengumuman dari Departemen Tenaga Kerja yang melaporkan jumlah pengangguran sebanyak 533 ribu orang di bulan November. Angka pengangguran ini naik 6,7% yang merupakan angka tertinggi dalam 15 tahun terakhir.
Jumlah pengangguran ini di luar prediksi semula yang sebesar 325 ribu tenega kerja meskipun angkanya masih dalam batas estimasi angka pengangguran 6,8%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melonjaknya saham Hartford langsung membangkitkan saham-saham sektor keuangan lainnya seperti saham Merrill Lynch naik 9,49% menjadi US$ 13,04, saham Bank of America naik 6,28% menjadi US$ 15,24.
Kenaikan saham-saham tersebut karena timbulnya kepercayaan pelaku pasar terhadap pemerintah yang berjanji akan melakukan upaya keras untuk meredam resesi di AS.
Alhasil, indeks Dow Jones setelah melalui tekanan yang berat bisa ditutup menguat 259,18 poin (3,09%) menjadi 8.637,09, Nasdaq naik 63,75 poin (4,41%) menjadi 1.509,31 dan Standard & Poor's 500 naik 30,85 poin (3,65%) menjadi 876,07. (ir/ir)











































