"Dengan revisi ini, maka saham yang akan dilepas berubah menjadi 1,289 miliar saham dari sebelumnya 1,719 miliar saham," ujar Direktur IATA, Ending Ridwan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (7/12/2008).
Rasio rights issue pun ikut direvisi menjadi 10:6 dari sebelumnya 10:8. Harga eksekusi rights issue juga diubah menjadi Rp 186 per saham dari sebelumnya Rp 120 per saham. Dengan demikian, target dana perolehan pun menjadi Rp 239,89 miliar dari sebelumnya Rp 206,36 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisanya sebesar 40,64% dianggarkan untuk modal kerja perseroan, 22,83% untuk jaminan pemeliharaan pesawat dan 4,57% peningkatan infrastruktur. Pelaksanaan rights issue diharapkan berlangsung pada 9 Desember 2008. (dro/dro)











































