Rupiah Menguat Drastis

Rupiah Menguat Drastis

- detikFinance
Selasa, 09 Des 2008 16:56 WIB
Jakarta - Rupiah mengalami penguatan drastis setelah sebelumnya sejak Oktober lalu terus mengalami tren pelemahan hingga tembus level di atas 10.000 per dolar AS. Rupiah yang sempat lama bertahan di level 11.000-12.000 per dolar AS, kini turun tajam ke bawah 11.000 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan valas pukul 16.45 WIB, Selasa (9/12/2008) rupiah menguat hingga 575 poin (5%) ke posisi 10.925 per dolar AS. Rupiah pada hari ini terus menunjukkan penguatan sejak pembukaan sesi pagi.

Deputi Gubernur BI, Budi Mulya disela-sela rapat di DPR, Selasa (9/12/2008) mengatakan penguatan rupiah tidak terlepas dari faktor global. BI juga selalu sigap mengendalikan suplai dan permintaan terhadap valas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Utamanya tentu faktor global, turbulensi pasar keuangan masih berlanjut, ketidakpastian. Tapi perkembangannya tidak selalu bearish ada kalanya perkembangannya bullish, di dalam pasar keuangan global, dalam langkah kebijakan baru pemerintah AS. Tapi terkait dengan di dalam negeri BI selalu memastikan pengendalian supply dan demand valas, itu kok yang diminta," jelas Budi.

Penguatan rupiah ini juga mengiringi kenaikan tajam Indeks Harga Saham Gabungan. Investor mulai kembali masuk ke pasar saham menjelang akhir tahun ini untuk mempercantik portofolio sahamnya dalam rangka window dressing.

Sementara mata uang Asia yang mengalami penguatan terhadap dolar AS adalah yen Jepang menguat 0,54%, won Korea menguat 0,55%, ringgit Malaysia menguat 0,55%, peso Filipina menguat 0,31% dan bath Thailand menguat 0,03%.   (ir/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads