Pada penutupan perdagangan valas pukul 16.45 WIB, Selasa (9/12/2008) rupiah menguat hingga 575 poin (5%) ke posisi 10.925 per dolar AS. Rupiah pada hari ini terus menunjukkan penguatan sejak pembukaan sesi pagi.
Deputi Gubernur BI, Budi Mulya disela-sela rapat di DPR, Selasa (9/12/2008) mengatakan penguatan rupiah tidak terlepas dari faktor global. BI juga selalu sigap mengendalikan suplai dan permintaan terhadap valas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan rupiah ini juga mengiringi kenaikan tajam Indeks Harga Saham Gabungan. Investor mulai kembali masuk ke pasar saham menjelang akhir tahun ini untuk mempercantik portofolio sahamnya dalam rangka window dressing.
Sementara mata uang Asia yang mengalami penguatan terhadap dolar AS adalah yen Jepang menguat 0,54%, won Korea menguat 0,55%, ringgit Malaysia menguat 0,55%, peso Filipina menguat 0,31% dan bath Thailand menguat 0,03%. (ir/qom)
