Pada perdagangan Rabu (10/12/2008), indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 70,09 poin (0,81%) ke level 8.761,42. Indeks Standard & Poor's 500 juga naik tipis 10,57 poin (1,19%) ke level 899,24 dan Nasdaq hanya menguat 18,14 poin (1,17%) ke level 1.565,48.
Perdagangan sangat bergejolak, dengan indeks melintas bolak balik ke sisi positif dan negatif. Saham Chevron memberi kontribusi terbesar bagi penguatan Dow Jones.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham sektor otomotif sempat menguat karena munculnya berbagai dukungan untuk pemberian bailout sektor otomotif. Namun saham-saham otomotif akhirnya berakhir melemah karena investor khawatir jalan menuju bailout itu masih akan panjang. Saham GM akhirnya melemah 2,1%, sementara Ford hanya menguat 0,6%.
"Dengan segala sesuatunya yang sulit sebagaimana mereka, maka hal terakhir yang diinginkan pasar adalah kebangkrutan di Detroit," jelas David Joy, kepala strategis pasar RiverSource Investment seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/12/2008).
Perdagangan saham sangat rendah menjelang tutup tahun. Di New York Stock Exchange, perdagangan hanya mencapai 1,31 miliar lembar saham, di Nasdaq juga hanya 1,9 miliar. Keduanya berada di bawah rata-rata tahun lalu.
(qom/qom)











































