RUPSLB Bakrie & Brothers Tak Bahas Penjualan BUMI ke Northstar

RUPSLB Bakrie & Brothers Tak Bahas Penjualan BUMI ke Northstar

- detikFinance
Kamis, 11 Des 2008 16:44 WIB
RUPSLB Bakrie & Brothers Tak Bahas Penjualan BUMI ke Northstar
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tidak membahas masalah rasionalisasi aset yang didalamnya terdapat penjualan saham PT Bumi Resources Tbk ke Northstar Pacific. Dari tiga agenda hanya satu yang dibahas dan mencapai kesepakatan.

Semula ketiga agenda yang akan dibahas adalah:
  1. Persetujuan atas pelaksanaan pengalihan/ penjualan aset dalam rangka nasionalisasi portofolio aset perseroan sebagaimana diatur dalam peraturan Bapepam Nomor IX.E.2 dan pasal 102 ayat Ia UU RI No 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas. Serta persetujuan pembelian portofolio aset yang akan memberikan nilai tambah (added value) bagi perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bapepam Nomor IX.E.2.
  2. Persetujuan untuk menjaminkan harta kekayaan perseroan yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari sehubungan dengan kegiatan pembiayaan yang akan dilakukan perseroan dalam kurun waktu sejak berakhirnya rapat sampai tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2009 sebagaimana dipersyaratkan oleh pasal 102 ayat Ia UU RI No 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas.
  3. Persetujuan perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum terbatas IV.
"Perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum terbatas IV yang akan digunakan ke UNSP. salah satu penggunaan rights issue tadinya dianggarkan mengeksekusi waran UNSP senilai Rp 272 miliar, namun karena kami sedang berada dalam kondisi seperti ini kami memutuskan untuk tidak mengeksekusi waran UNSP dan dananya akan digunakan dalam penyelesaian utang-utang Bakrie," kata Direktur BNBR, Dileep Srivastava usai RUPSLB di Wisma Bakrie, Jakarta, Kamis (11/12/2008).

Sedangkan agenda pertama dan kedua tidak dibahas. Dengan begitu RUPSLB tidak membahas transaksi penjualan saham BUMI ke Northstar melalui pengalihan utang BNBR ke Oddickson Finance senilai US$ 572 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pemegang saham justru mempertanyakan kenapa dua agenda tidak dibahas. "Kenapa tidak dibahas kami tidak mengerti," kata pemegang saham yang menolak disebut namanya.

Menurut Dileep, alasan agenda satu dan dua tidak dibahas karena tidak mencapai kuorum. Menurutnya, untuk agenda seperti ini pemegang saham harus mencapai kuorum. Sedangkan yang hadir hanya 66%.

"Jadi sebagaimana peraturan yang berlaku kita tidak membahas dalam RUPSLB ini. Beri kita waktu 2-3 minggu sampai proses pembahasan dengan Northastr benar-benar mencapai final," katanya.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads