Â
"Perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman senilai US$ 214 juta dari EKN Buyer Credit Facility," ujar Presiden Direktur EXCL, Hasnul Suhaimi dalam siaran persnya, Jumat (12/12/2008).
Â
Dana tersebut merupakan bagian pertama dari komitmen pinjaman sebesar US$ 400 juta yang digalang oleh ABN AMRO cabang Stockholm, Swedia dan Standard Charterd cabang London, Britania Raya. Sisa komitmen pinjaman sebesar US$ 186 juta akan dicairkan kemudian.
Â
"Dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan pembelian peralatan dari Ericsson, Swedia yang merupakan bagian dari kebutuhan belanja modal tahun 2008," jelas Hasnul
Â
Pinjaman tersebut telah disetujui oleh Exportkreditnamnden (EKN/Swedish Export Credits Guarantee Board). (dro/ir)











































