Perbankan Kakap Dunia Jadi Korban Penipuan Madoff

Perbankan Kakap Dunia Jadi Korban Penipuan Madoff

- detikFinance
Minggu, 14 Des 2008 11:20 WIB
Perbankan Kakap Dunia Jadi Korban Penipuan Madoff
Jakarta - Beberapa korban penipuan broker Wall Street Bernard Madoff senilai US$ 50 miliar mulai terkuak. Korban-korban ternyata investor kelas kakap dunia. Beberapa nama korban yang muncul antaraΒ  lain bank asal Perancis BNP Paribas.

Kemudian perusahaan induk Jepang Nomura Holding dan bank swasta asal Swiss, Zurich's Neue Privat Bank. Selain itu, orang-orang berkantong tebal seperti pemilik utama tim baseball New York Mets Fred Wilpon dan pemilik tim sepakbola Amerika Norman Braman juga disebut-sebut sebagai korban.

Seperti dikutip dari BBC, Minggu (14/12/2008), selain korban-korban tersebut, diduga masih ada ratusan investor lagi yang mempercayakan uang mereka pada Madoff melalui bank-bank internasional, lembaga keuangan dan perusahaan investasi swasta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti yang dilansir koran Spanyol, sebuah bank besar di negara tersebut, Santander juga dikabarkan menanamkan dananya pada Madoff.

Lalu ada Bramdean Alternatives, sebuah perusahaan manajemen aset asal Inggris yang dilakoni Nicola Horlick, yang mengumumkan setidaknya 10% saham yang dipegangnya terekspos pada broker New York ini. Akibatnya, saham Bramdean Alternatives pun anjlok hingga 35% setelah pengumuman tersebut.

Selanjutnya adalah perusahaan hedge fund Fairfield Greenwich Group, menyatakan klien-kliennya juga menginvestasikan US$ 7,5 miliar pada Madoff.

Kasus penipuan Madoff ini memang menghebohkan. Karena jika terbukti bersalah, maka penipuan ini bisa jadi kasus terbesar sepanjang sejarah setelah kasus Enron.

Pengacara salah satu korban Madoff, Brad Friedman, menyatakan ada beberapa korban yang beberapa minggu lalu masih hidup kaya raya, kini melarat secara virtual.

"Mereka nggak punya apa-apa kecuali apartemen atau rumah. Itupun akan segera dijual untuk mendapatkan uang untuk hidup selanjutnya," katanya pada New York Times.

Madoff merupakan mantan chairman Nasdaq yang juga merupakan pendiri Bernard L. Madoff Investment Securities LLC. Madoff dituding menggunakan 'Skema Ponzi' sejak tahun 2005.

Skema Ponzi merupakan sebuah istilah untuk praktek kotor dalam bisnis keuangan yang menjanjikan pemberian keuntungan berlipat ganda yang jauh lebih tinggi dari keuntungan bisnis riil bagi investor yang mau menyimpan dana investasinya lebih lama di perusahaan investasi seperti sekuritas, bank, asuransi ataupun investment banking. Para invesor umumnya tidak tahu dan tidak mau tahu darimana perusahaan membayar keuntungan yang dijanjikan.

Pada minggu pertama Desember, Madoff mengatakan kepada pekerja seniornya bahwa investor meminta US$ 7 miliar uangnya kembali, dan dia mengatakan sedang berjuang untuk membayarnya. Investor menarik uangnya dari hedge fund karena untuk mengurangi risiko di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian.

(lih/iy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads