Pasar Saham Senang Harga BBM Turun

Pasar Saham Senang Harga BBM Turun

- detikFinance
Senin, 15 Des 2008 07:40 WIB
Pasar Saham Senang Harga BBM Turun
Jakarta - Penurunan harga premium dan solar memberikan sentimen positif ke pasar saham Indonesia. Penurunan harga BBM itu akan menurunkan tingkat inflasi dan membangkitkan lagi kepercayaan pelaku pasar bahwa ekonomi Indonesia tetap bergerak.

Menko Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan pers usai rapat koordinasi terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Minggu (14/12/2008) mengatakan penurunan harga premium menjadi Rp 5.000 per liter dan solar menjadi Rp 4.800 per liter diharapkan bisa menekan inflasi sebesar 0,3% hingga 0,5%.

Pasar akan antusias karena penurunan inflasi akan membuka peluang Bank Indonesia (BI) memangkas BI Rate dari posisi saat ini 9,25%. Alhasil, pada perdagangan saham awal pekan, Senin (15/12/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menghijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Positifnya bursa utama Asia pada Senin pagi ini, juga memberikan sinyal akan rebound-nya IHSG. Indeks KOSPI dibuka naik 3,1% atau 34,60 poin menjadi 1.138,42. Sedangkan indeks Nikkei naik 1,38% atau 113,98 poin menjadi 8.349,85.

Sementara bursa saham Wall Street yang sempat melemah setelah Senat resmi menolak bailout US$ 14 miliar untuk tiga produsen otomotif besar AS yakni Ford, General Motors (GM) dan Chrysler atau dikenal dengan 'Big Three' pada Jumat pekan lalu (13/12/2008) untuk sementara bisa menguat. Ini karena ada harapan bahwa Gedung Putih akan tetap menyelamatkan sektor otomotif meski Senat menolaknya, mampu mengangkat indeks saham dari kejatuhan.

Sedangkan pada penutupan perdagangan saham Jumat kemarin (12/12/2008) IHSG terpangkas 53,726 poin (4,08%) menjadi 1.262,968.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas

Optima Securities

Indeks pada akhir pekan terkoreksi 53 poin (4%) keposisi 1.262 terimbas bursa Asia seperti Hang Seng turun 5,5% dan Nikkei turun 5,5%. Dilihat dari indikator Fast Stochastic dan Williams yang sudah overbought, sentimen negatif dari penolakan bailout sektor otomotif oleh senat membuat investor makin khawatir resesi di Amerika makin buruk. Pergerakan indeks harian masih dalam tekanan jual dikisaran 1.210-1.300 dengan pilihan saham: ENRG, MEDC, dan ISAT.

Panin Sekuritas

Sepanjang pekan lalu IHSG bergerak menguat +5.04% menyusul kenaikan saham unggulan khususnya sektor pertambangan dan perkebunan. Akan tetapi, pada sesi 2 perdagangan hari Jumat akhir pekan lalu, bursa regional terguncang setelah mendapat berita negatif dari gagal disetujuinya rencana bailout bagi industri otomotif AS oleh senat. Ancaman kebangkurutan tiga raksasa otomotif AS dipastikan akan memberikan efek domino yang berujung pada resesi yang lebih mendalam.

Sementara awal pekan ini,fokus investor diperkirakan masih akan berada pada perkembangan makro ekonomi global. Investor juga masih menanti langkah yang akan diambil pemerintah AS dalam menyelamatkan industri otomotif negara tersebut. Secara teknikal, telah terjadi evening doji star yang mengindikasikan peluang terjadinya bearish untuk jangka pendek. Indikator stochastic oscillator juga menunjukkan terjadinya death cross. Kami perkirakan IHSG akan bergerak melemah pada awal pekan menguji level middle Bollinger band pada kisaran 1.218-an.

eTrading Securities

Bursa Indonesia pada perdagangan pekan kemarin bergerak cukup volatile setelah selama awal minggu berhasil menguat selama 4 hari berturut-turut meski kemudian terkoreksi signifikan pada perdagangan akhir pekan kemarin. Indeks gagal mempertahankan penguatannya pada akhir pekan akibat sentimen negatif dari bursa US seiring Senat menolak proposal Bail-out senilai US$14 miliar bagi industri otomotif di US. Indeks selama pekan kemarin bergerak dengan rentang yang cukup lebar, sekitar 10% dan pada Jumat ditutup melemah 4% ke level 1262,9.

Bursa US sendiri pada perdagangan pekan lalu kembali bergerak liar, setelah sempat dilanda sell-off pada pembukaan perdagangan dan akhirnya berhasil ditutup di teritori positf. Bursa US berhasil rebound seiring pernyataan pemerintah US untuk kembali mengusahakan bantuan keuangan bagi industri otomotif dengan mengambil dana dari porsi bail-out US$700 miliar bagi sektor finansial. Investor juga mengantisipasi kemungkinan kembali turunnya Fed rate sebesar 50 bps pada rapat The Fed awal pekan ini. Dow berhasil rebound +0,75%, S&P500 +0,7%, Nasdaq +2,1%. Bursa Asia sendiri pada perdagangan awal pekan ini dibuka menguat signifikan seiring reboundnya bursa US dan masih terbukanya peluang penyelamatan industri otomotif oleh pemerintah US. Nikkei +4%, KOSPI +4,5%, STI +2,5%, AORD +3,5%.

Terhitung hari ini, harga BBM bersubsidi secara mengejutkan kembali diturunkan oleh pemerintah (Premium Rp5000, Solar Rp4800) seiring terus terkoreksinya harga minyak dunia. Langkah ini akan menjadi tambahan sentimen positif bagi bursa Indonesia selain reboundnya bursa Asia pada pembukaan perdagangan hari ini. Indeks diperkirakan akan kembali mencoba menembus level 1300 dengan sektor mining dan finance kembali menjadi penggerak indeks. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 1250 - 1320. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads