Pelaku pasar kini mulai terbiasa rupiah di level 11.000-an per dolar AS karena rupiah diprediksi sulit bergerak ke level sebelum krisis finansial.
Meski begitu ada harapan turunnya harga BBM bisa berimbas pada turunnya inflasi sehingga tekanan terhadap rupiah tidak terlalu tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupiah pada perdagangan valas pukul 07.50 WIB, Senin (15/11/2008) ada di posisi 11.350 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 11.300-11.400 per dolar AS.
Posisi rupiah diprediksi relatif tak banyak berubah karena permintaan terhadap dolar AS kini sudah tidak begitu tinggi lagi dan cenderung stabil. Pelemahan rupiah pada pekan lalu diyakini hanya karena aksi profit taking.
(ir/ir)











































